December 30, 2004

Artis Peduli Korban Tsunami

Sumber: Tabloid Nova | Desember 2004

Bumi Aceh luluh lantak diterjang gelombang tsunami. Semua ikut menangis. Termasuk para artis yang identik dengan kehidupan glamour dan berkilau. Tak sekadar prihatin, mereka juga ikut mengurangi penderitaan rakyat Aceh, mulai dari penggalangan dana hingga mengirim doa.


KLIK - Detail DUET REZA LAKU RP 100 JUTA
Kota yang angkuh. Kapal tak singgah lagi. Dermaga jadi bangkai. Besi-besi berkarat. Cinta demi cinta tenggelam di laut ini. Demikian sajak karya Hasbi Burman, seorang tukang parkir di Rex Banda Aceh, yang dibacakan Helmy Yahya saat memandu malam dana yang digelar oleh Solidaritas Artis Peduli Aceh di News Cafe Kemang, Kamis (30/12) malam. Terlambat satu jam dari rencana semula, pergelaran bertajuk Airmata Negeriku ini dibuka jam 21.00 dengan tari tradisional Aceh, Saman. Usai tari pembuka, 12 artis dipimpin oleh Peggy Melati Sukma, dalam busana serba hitam berjalan menuju panggung dengan lilin di tangan. Setelah melantunkan lagu Tanah Airku, Peggy membacakan sebait puisi yang diberi judul Airmata Negeriku. Lebih kurang puluhan menit Peggy membaca puisi di atas panggung, diselang dengan lagu Gugur Bunga yang juga dinyanyikan sendiri oleh kekasih Teuku Zacky ini.

Puluhan artis hadir malam itu, di antaranya pasangan Beby Romeo dan Meisya Najelina, Ratna Listi, Jane Shalimar, Sarah Azhari, Dessy Ratnasari, Iyeth Bustami dan Eka "Gaul", Abdee, Bimbim dan Ivan "Slank", Kristina, Bella Saphira, Tamara Blezinsky dan Teuku Rafli, Cut Tari, Krisna Mukti, Indra Brasco dan Mona Ratuliu, serta Nia Daniati bersama suaminya, pengacara Farhat Abbas. Sebagian besar dari mereka menyumbangkan kemampuannya tanpa memungut bayaran.

KLIK - Detail Dessy Ratnasari menyumbangkan suara, diikuti oleh si cantik Bella Saphira yang meskipun dalam keadaan sakit dan bersuara parau, tetap antusias menyanyi untuk Aceh. Juga Iyeth Bustami yang malam itu mendendangkan lagu Laksmana Raja Di Laut dengan
penuh semangat. Tak kalah heboh penampilan diva dangdut Kristina lewat nomor Janji.

Selain menyumbang lagu, beberapa selebritis tampil membacakan puisi. Ratih Sang dan Wulan Guritno masing-masing naik ke panggung dan membawakan puisi karya Melly Goeslaw, Aku Tidak Peduli dan Prosa Untuk Aceh. Namun yang paling menghebohkan adalah penampilan pasangan Nia Daniati dan Farhat Abbas berduet secara spontan dalam rangka lelang gitar milik Abdee "Slank".

Lelang yang dipandu oleh Helmy, Ivy Batuta serta Peggy ini berlangsung cukup seru. Saat harga lelang berhenti pada nominal Rp 40 juta, Nia Daniati naik ke panggung menyanyikan satu tembang milik Ebiet G.Ade, diiringi sang suami yang memetik gitar lelang. Setelahnya, Farhat kembali memetik gitar sambil menyanyikan sebuah lagu ciptaannya sendiri, tentang cintanya pada sang istri.
KLIK - Detail
Usaha Farhat ini lumayan menggelitik penonton, bahkan membuat salah seorang kliennya, Mr.Lee, berani melipat duakan harga lelang menjadi 80 juta. Berikutnya suasana lelang memanas dan terjadi susul-menyusul harga antara Mr.Lee, Adrie Subono, dan Meta, seorang penyanyi pendatang baru.

Peggy Melati Sukma juga punya andil besar "memaksa" masing- masing pesaing mengajukan harga yang lebih tinggi. Peggy tak segan-segan mengeluarkan segala jurus rayuan. Akhirnya, Adrie memenangkan lelang gitar ini dengan Rp 325 juta.

Sementara Mr.Lee malam itu merogoh kocek sebesar Rp 100 juta untuk penampilan perdana Reza Artamevia di depan umum. Penampilan Reza malam itu ternyata dipersiapkan panitia sebagai sebuah kejutan. Reza malam itu tampil berduet dengan guru spiritualnya, Gatot Braja Musti. Usai menyanyi Reza kembali ke Sukabumi.

KLIK - Detail Selain gitar milik Abdee, turut pula dilelang sebuah lukisan yang diberi judul "Kota Raja-Raja" karya seorang seniman keturunan Aceh, Syah Nagra Ismail. Lukisan tersebut akhirnya jatuh ke tangan pengusaha sekaligus politikus, Ade Nasution. Pembacaan puisi yang dilakukan oleh Tamara Blezinsky juga dilelang dan berhasil mengumpulkan rupiah sebesar 25 juta.

Malam itu, berhasil dikumpulkan dana tak kurang dari 725 juta rupiah ditambah 200 US$. Menurut pemrakarsa acara, Cut Keke, dana tersebut akan mereka sumbangkan langsung pada masyarakat Aceh, tanggal 2 Januari ini. Keke bersama 9 orang rekannya, termasuk Indra Brasco, Mona Ratuliu, Peggy Melati Sukma, Teuku Zacky dan Nova Eliza, memang berencana mengunjungi Aceh selama 2-3 hari.

KLIK - DetailMENGGALANG DANA DI LAYAR KACA
Adalah Metro TV yang memelopori penggalangan dana untuk korban tsunami lewat layar kaca. Setelah itu disusul stasiun lain dengan membuka "dompet bencana". Di luar itu, beberapa tayangan sengaja dibuat untuk menggalang dana. Indosiar, misalnya, Rabu (29/12) malam lalu mengumpulkan puluhan artis di studionya. Beberapa artis tampil di acara Kita Peduli yang disiarkan mulai 21.30 hingga 00.30.

Artis yang menyumbangkan lagu adalah grup Slank, Gigi, Warna, AB Three, Chrisye, Rio Febrian dan para penyanyi AFI. Sementara Dewi Yull kebagian membacakan doa.
Di luar mereka masih banyak artis lain yang datang di acara tersebut. Sebut saja, Bob Tutupoli, Joshua dan Damai AFI Junior, Trie Utami, Inneke Koesherawaty, Rhoma Irama, Camelia Malik, Tohpati, Ferdi Hassan, dan Pong Harjatmo. Juga hadir Rano Karno, Indro Warkop, Dewi Gita, Gunawan, Mayang Sari, dan Rieke Diah Pitaloka, Cici Paramida serta Tukul Arwana.

KLIK - Detail Penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 12 miliar. Dana tersebut berasal dari sumbangan masyarakat dan pendapatan iklan saat acara berlangsung.

Sehari kemudian, RCTI juga mengadakan acara serupa. Nama tanyangannya, Malam Peduli Kasih. Sejumlah artis ikut terlibat di acara ini, mulai dari Delon, Farhan, Dedy Corbuzier, Dewa, Mayangsari, Ikke Nurjanah, Shanty dll.

Malam itu penonton bisa langsung menyumbang baik melalui SMS, telepon maupun transfer langsung ke bank. Dana yang terkumpul akan digabungkan dengan sumbangan lain yang diterima RCTI yang malam itu mencampai sekitar Rp 13 miliar.

Kembali ke Jojon Center
Posted by JC at 15:47:20 | Permanent Link | Comments (0) |