November 22, 2005

Tragedi Super Bowls ala Trans TV

Sumber: Kapanlagi.com

Masih ingat dengan kejadian yang menimpa Janet Jackson dan Justin Timberlake, dalam pentas bersama di stadion Super Bowls beberapa tahun lalu, kini kejadian itu terulang kembali di studio Trans TV. Kalau pada tragedi Super Bowls payudara Janet Jackson yang menyembul keluar tak sengaja akibat adegan kareografi Justin, namun di Trans TV seorang figuran bernama Anna mengalami nasib yang sama akibat ulah tak sengaja komedian Tessy.

Pada tayangan paket acara andalan Ketawa Spesial ala Trans TV yang ditayangkan langsung pada Kamis (10/11) malam, menghadirkan kisah plesetan Jaka Tarub dengan para bintang pelawak Tukul Arwana, Tessy dan Mamiek Prakoso.

Saat adegan Tessy, Nia Ramadhani dan seorang figuran bernama Anna memerankan bidadari, menunggu kain selendangnya dicuri Jaka Tarub yang diperankan Tukul Arwana, saat itulah awal kecelakaan itu terjadi. Untungnya dengan sigap kamera mengarah pada objek lain yang diikuti langkah cepat merapikan oleh si empunya.

Tessy memang tak sengaja menyenggol dada Anna. Sialnya memang posisi Anna setengah duduk dengan tidak begitu enjoy, akibatnya sedikit spilt dan kebennya tertarik. Dan payudara kirinya sesaat menjadi tontonan publik.

Akibat kejadian itu, sesaat suasana sedikit kaku terutama dialami oleh Anna, namun karena 'keahlian' para komedian acara itu dapat berlangsung sampai selesai.

Sementara pihak Trans TV menyayangkan ‘kecelakaan’ tersebut, dan segera menggelar rapat evaluasi atas kecelakaan yang terjadi pada tayangan spesialnnya itu. (kl/dar)

Kembali ke Jojon Center
Posted by JC at 15:11:38 | Permanent Link | Comments (0) |

November 16, 2005

Tesy Komentari Kemben Melorot:

Sumber: Warkot | Rabu, 16 November 2005


KASUS kemben yang dipakai artis Teffana Dewi saat tampil di Trans TV semakin hangat. Di berbagai situs, kini beredar adegan singkat bagaimana Teffana harus kembali mengangkat kembennya yang melorot karena tersenggol pelawak Tesy alias Kabul di acara Ketawa ala Trans TV beberapa waktu lalu.

Acara ini ditayangkan pada Kamis 10 November pekan lalu, dengan cerita lawakan Jaka Tarub. Dalam adegan ini terdapat empat pemain, yakni Tesy, Tukul Arwana, Nia Ramadhani, selain Ana, panggilan Taffana Dewi. Kemben Ana melorot setelah tersenggol punggung Tesy. Ana baru mengangkat kembali kembennya setelah Nia memberikan sinyal.

Tesy yang dihubungi semalam tak mau berkomentar banyak. "Jarno ae geger (Biarkan saja geger). Awakmu ojo takon aku (Jangan tanya kepada saya). Tanya ke Trans TV saja," kata Tesy singkat.

Sementara pelawak Tukul Arwana justru mengaku tidak tahu dengan adegan tersebut.
Ia yang dihubungi Selasa (16/11) mengatakan tak ’ngeh’ dengan peristiwa di
atas panggung itu. Insiden kemben Ana yang melorot baru diketahui setelah
acara selesai.

"Jujur saja, Mas. Saat itu saya nggak ’ngeh’ karena waktu itu sedang meleng. Justru saya diledeki oleh teman-teman, katanya ada rezeki kok justru ndak tahu. ’Tumben-tumben Mas Tukul ndak tahu’," katanya menirukan komentar-komentar sejumlah kru acara.

Peristiwa itu disikapi Tukul dengan biasa seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Setelah kejadian itu pun tidak ada pembicaraan mengenai peristiwa itu. "Kan artis-artis biasanya langsung pada pulang," ujarnya.

Insiden kemben melorot ini tampaknya ulangan insiden yang sama. Beberapa waktu lalu insiden serupa juga menimpa acara musik dangdut yang disiarkan SCTV secara langsung. Kemben berwarna merah menyala yang dipakai sang penyanyi, Dewi Persik, melorot sehingga sebagian payudaranya terlihat.

Saat itu Dewi Persik tengah bernyanyi diiringi sejumlah penari latar yang kesemuanya menggunakan kemben. Dalam goyangan dangdut, Dewi Persik mengangkat kedua tangannya dan mengoyangkan bahu serta lengannya turun naik dengan penuh semangat.

Malangnya, ketika bahu dan lengannya digoyang, kemben mulai melorot sehingga sebagian payudara terlihat. Saat lengan kirinya terangkat lebih tinggi, kemben yang dipakainya lebih melorot lagi dan payudaranya semakin terlihat.

Trans TV menyayangkan "kecelakaan" tersebut. "Masalah itu masih dalam pembicaraan manajemen. Seperti apa tindakan selanjutnya, manajemen masih membahasnya secara internal," jelas Koordinator Humas Trans TV Ichwan Murni beberapa waktu lalu.

Pasca-insiden, manajemen langsung saja menggelar pertemuan untuk melakukan evaluasi peristiwa itu, mengapa bisa terjadi dan bagaiamana antisipasi ke depan agar hal serupa tidak lagi terjadi. Namun, kata Ichwan, upaya permohonan maaf kepada publik belum diputuskan karena menunggu pembahasan internal.

Diakui Ichwan, kejadian itu tergolong fatal. Hanya saja, itu tentunya bukan sesuatu yang disengaja untuk mendongkrak rating. "Ini murni kecelakaan," tegasnya. (Persda/tat)

Kembali ke Jojon Center
Posted by JC at 15:34:08 | Permanent Link | Comments (2) |

November 15, 2005

Oktober Seru di TV7

Sumber: Tabloid Nova | Oktober 2005

Menjelang bulan Ramadhan, TV 7 menghadirkan program-program khusus untuk menemani para pemirsa saat menjalankan ibadah puasa. Acara tersebut antara lain, Bal-Balan yang dipandu oleh Rico Ceper. Program ini ditayangkan setiap pukul 17.00 ini mengemas permainan bola menjadi lebih menarik.

Selain itu, ada pula liputan seputar kegiatan masyarakat selama Ramadhan yang bertajuk Salamun Ya Ramadhan. Sementara Dorce Gamalama, Doyok, dan Tukul Arwana akan mengiringi pemirsa TV 7 menjalankan ibadah sahur mulai pukul 03.00 dalam program acara Salam Sahur.

Di samping mempresentasikan program acara Ramadhan yang hadir di bulan Oktober ini, dalam jumpa pers yang digelar di News Cafe Kuningan, Rabu (8/10) lalu, TV 7 juga meluncurkan program games Fotoplay dan Do itDo ityang masing-masing dipandu oleh Ferdy Hasan dan Nico Siahaan. Mulai tanggal 19 Oktober 2003 juga akan dihadirkan Deddy Corbuzier lewat acara Mentalis In Action. Sinetron Jumirah Ke Hollywood akan tayang mulai 24 Oktober 2003 setiap Jumat, jam 20.00-21.00.

Kembali ke Jojon Center
Posted by JC at 16:42:15 | Permanent Link | Comments (0) |